Senin, 06 April 2015

makalah pengertian ilmu kalam



Pengertian ilmu kalam
Ilmu kalam salah satu dari 4 ilmu, ilmu kalam, fiqh, tasawuf, dan filsafat. Ilmu kalam memfokuskan kajiannya pada aspek ilahiyah/ketuhanan dengan berbagai pembentukannya karna itulah sering disebut juga teologi diaklitika/teologi rasional.
Secara hanafiah kalam artinya pembicaraan, sebagai suatu ilmu pembicaraan yang bernalar dan menggunakan logika bukan ngomong-ngomong.
Ciri-ciri ilmu kalam rasionalitas/logis sangat erat kaitannya dengan ilmu mantik/logika. Masing-masing mutakalimin (ulama kalam), memberikan batasan berbeda-beda sesuai dengan argumentasinya masing-masing.
Sebab-sebab penamaan ilmu kalam :
Karna kajiannya bersifat logis/ membicarakan tuhan secara esa
Menurut set muhammad abdul 3 sebab di namakan ilmu kalam :
  1. Persoalan qodimnya kalamullah
  2. Penggunaan dalil naqli seribu rupa sehingga dalil menggunakan dalil naqli
  3. Penggunaan metode argumentasi (mantiq)
  • Ilmu usulludin
Fokus pada pokok agama islam yaitu tauhid bahwa allah itu esa zat dan af’al
  • Ilmu tauhid
Memfokuskan pada keesaan allah sebagai bagian dan aqidah sehingga muncul pernyataan kayakinan bahwa allah itu esa
  • Teori islam
Membicarakan zat tuhan dengan hubungan alam semesta, teologi terlalu luas dibatasi oleh sifatnya bila disebut teologi islam maka sama dengan ilmu kalam.
  • Ilmu jadal
Memperdebatkan keadaan allah berdasarkan akal
  • Ilmu
Membahas apa yang seharusnya diyakinihati, sehingga perasaan, pikiran, maupun perbuatan sesuai dengan fitrah kejadiannya.


  • Iman
Menurut jahmiah dan asyariah kepercayaan dalam hati,percaya
Menurut imam hanafi, iman adalah itiqod sedangkan amal adalah utty keimanan, menurut ulama salaf termasuk imam malik dan hanafi, sesuatu yang diyakini dalam hati di ucapkan dengan lidah di lakukan dengan amal perbuatan.
Apabila kata iman berdiri sendiri maka iman tersebut mencakup dimensi hati lisan dan amal, jika iman dirangkai dengan amal sholeh mengandung amal itidad atau aqiqah. Secara hanafiah iman berasal dari b.arab, kepercayaan, keyakinan maksudnya meyakini secara pasti tanpa sedikitpun keraguaan, atau keyakinan yang mantap.di dalam ilmu keislaman dikenal dengan bagian pokok rukun atau pokok-pokok iman yang harus dipercayai sumber pokok rukun iman termuat dalam surah al-baqarah 177,285 dan cara kronologis hadist riwayat jibril.
KUFUR (ditutup mata hati)
Sebutan bagi orang kafir, sedangkan tafkit yaitu menuduh orang lain kafir. tuduhan kafir sesama mukin dalam sejarah islam dimulai mazhab khawarij (kelompok yang keluar dari barisan ali abad ke-40).
  1. Kafir munafik
Menzahirkan apa yang bertentangan dengan hatinya(sebenarnya dia tidak beriman, tapi mengakui iman al-baqarah 8,20).
  1. Murtad
Kembali ke kafiran menjauhi islam disebut kafir milla agama, aturan.
  1. Musyrik
Mempercayai tuhan lebih dari satu, menetapkan persekutuan terhadapku.
  1. Kafir kitani (ahli kitab yahudi dan nasrani)
Setelah qur’an datang mereka tidak mengimani al-qur’an sebagai kitab allah dan telah mengahapuskan kitab-kitab allah.
  1. Kafir dahri
Orang mempercayai kekalnya masa/waktu keadaan menyandarkan kejadian di alam ini kepada masa.
  1. Kafir mu’aytil (kosong)
Tidak percaya adanya tuhan, segala yang terjadi didalamnya terjadi sendiri.

  1. kafir zindiq
pura-pura beriman, secara mengakui kerasullan muhammad serta menzahirkan kepercayaan/menegerjakan pokok-pokok, tetapi menyembunyikan keinginan untuk menentang dan merusak islam.
KEMUNAFIKAN
Ketidaksesuaian diantara karsa dan karya ada ketidaksesuaian al-fatah.11
  1. nifak addin, secara lahiriya menyatakan iman terhadap islam. Akan tetapi pada batinnya dia ingkar amal yang dilakukan di dorong oleh maksud tertentu bukan didasarkan pada rasa keimanan,shalat,puasa,dll. Hanya bersifat lahiriyah bukan berdasarkan iman yang tulus ikhlas. Diancam qur’an an-nisa 145
  2. nifak amal, keyakinan dan keiman seseorang islam ada dan tetap terpihak baik secara lahir dan batin, karena sebagai manusia awam/biasa terkadang terwujud sifat-sifat kemunafikan dalam pola hidup sehari-hari (hadist bukhori muslim ibnu umar).
4 perkara barang siapa didalamnya satu sifat diantaranya bearti dirinya mempunyai sifat munafik
1.berdusta, 2.dipercaya berhianat, 3.dan diperintah setia curang, 4.janji ingkar.
3.    ri’a terambil dari kata ra’a artinya melihat mereka melakukan pekerjaannya sambil melihat manusia jika tidak ada orang melihat dia tidak melakukannya, tetapi untuk mencapai kemauannya dan popularitas. Imam qurtubi mendifinisikan ri’a melakukan sesuatu tujuan mendapat tempat dihati manusia. Al-quran menjelaskan ria berkaitan dengan sholatal-maun ayat 6, an-nisa 142, berpautan dengan sedekah tujuan dilihat manusia al-baqarah 264.

  1. bid’ah artinya baru, lawan sunnah artinya contoh maksudnya melakukan ibadah tanpa contoh, definisi bid’ah imam safei cara baru dalam agama yang dibauat menyerupai syariat. Amam ibn rajab al-hambali bid’ah adalah apa yang tidak memiliki dasar hukum dalam ajaran syariat yang menunjukkan keabsahannya. Adapun yang dimiliki dasar syariat yang menunjukkan kebenarannya maka syariat tidak dikatakan sebagai bid’ah. Meskipun secara bahasa dikatakan bid’ah jelasnya sesuatu yang disebabkan ajaran islam, tetapi tidak ada landasan maka dikatakan bid’ah.
Bid’ah pertama dalam ajaran islam yaitu dilapangan tauhid atau akidah atau ilmu kalam yaitu ajaran khawarij tentang mengkapirkan ali muawiyah amr bin ash, abu musa al-ashari setelah arbitrase atau majelis tahkim, mereka itu adalah kapir karena telah melakukan dosa besar, bid’ah di bagi 2, yaitu bid’ah hasanah,bid’ah syiah.
  1. Tahayyul hayalan tidak berbijak pada alam nyata hayalan maksudnya keyakinan tidak berdasarkan dalil aqli dan naqli misal, paham melepaskan kambing dikuburkan bila lulus ujian. Keyakinan ini animisme percaya kepada roh.
  2. Khufarat keyakinan yang lemah dan rusak dalam zaman primitif disebut dinamisme.

Aqidah asoliah dan batilah (benar dan salah) aqidah asoliah adalah akidah yang benar ulama sepakat untuk menetapkan bahwa dalil aqli (berdasarkan akal) dikatakan benar,jika pokok dan pikiran dalam menetapkan suatu keputusan diterima sedangkan putusan itu dapat masuk dalam perasaan dan logis sehingga menimbulkan keyakinan dan memastikan iman.Dalil naqli (qur’an dan hadits) dapat menetapkan keyakinan ulama mutakalimin menetapkan 2 syarat.
Qoth’i (pasih kebenaran) maksudnya dalil ini benar-benar datang dari nabi disampaikan dengan cara masal dari beberapa orang yang cukup banyak jumlahnya dan yang menerimanya menyambung sehingga tidak ada kemungkinan mereka berdusta (mutawatir). Pasti atau tegas tujuannya maksudnya dalil naqli itu memiliki makna yang tepat dan tegas yaitu tidak mengandung 2 makna atau lebih contoh dalil qoth’i yang tegas tujuannya muhammad ayat 19, al-ikhlas ayat 1, al-baqarah 285 dll. Untuk dalil yang tidak pasti baik aqli dan naqli bila diikuti oleh mukmin dapat menimbulkan syirik
Pokok-pokok aqidah islam dan cabang-cabang dimaksud aqidah pokok adalah aqidah yang meski dipercayaioelh setiap mukmin karna dia unsur pertama unsur pokok keimanan.
Wujud dan wahdaniah yang termasuk adalah qidam (dahulu tidak berpemulaan). Baqok (tidak berakhir/kekal), mukholafatullilahitawai (berbeda bagi yang baru), qiyamuhubinafsih (yang hidup tidak membutuhkan kehidupan yang lain), wahdaniyah (keesaan allah mengandung pengertian),
  1. Rububiyyah, ke esaan dalam menciptakan,memimpin
  2. Uluhiyyah, ke esaan hanya allah yang berhak disembah
Bahwa allah memilih hambanya yang layak memikul risalah (surat,kitab) rasul-rasul muali dari adam,muhammad saw, adanya malaikat dan kitab-kitab suci yang merupakan kumpulan-kumpulan wahyu dan isi risalah allah. Mempercayai apa yang terkandung dalam risalah itu yaitu pada yaumul akhir dan pokok syariat.
Syahadat tauhid,lailahailallah (aqidah islam tentang allah), syahadat kerasullan (muhammadarasulullah),membenarkan,meyakini dengan sempurna adanya rasul,malaikat,kitab-kitabnya,hari akhir dan pokok-pokok syariat dalam hukum.


Aqidah cabang
Mengapa aqidah cabang diperselisihkan karna adanya perbedaan sudut pandang yang timbul dalam pembahasan, cabang aqidah/ulama dan demikian itu bukanlah maksud aqidah yang dipikulkan agama untuk menganutnya dan bukan pula pemisah mukmin/kafir perbedaan tersebut banyak dalam kitab-kitab ilmu kalam. Misal melihat allah disurga dengan mata,sifatr zat, dosa besar dan hal-hal yang akan terjadi di akhir zaman,seperti imam mahdi turunnya dakjal.
9 Cabang pemahaman aqidah terhadap aqidah tauhid :
  1. Uluhiyyyah, mengesahkan bahwa allah yang berhak disembah atau ibadah kepada allah.
  2. Rububiyah, hanya allah yang memilki sifat rububiyah terhadap seluruh makhluknya. Dalam menciptakan, menguasai berbuat sekehendaknya dan mengatur mereka ibnu qoyil aljamsi berkata, sesungguhnya penegertian roh,adalah zat yang maha kuasa yang mengadakan pencipta, pembentuk rupa yang maha hidup lagi berdiri dan menekankan untuk mahkluknya. Mutakallimin membagi sifatnya 2 macam :
a.       Rububiyah umum, yang mencakup semua makhluk yang baik yang taat maupun maksiat, kafir/mukmin, bahagia/celaka al-rahman
b.      Rububiyah khusus, yaitu bagi para kekasih dan orang-orang yang dicintainya memberi taufik untuk beriaman,tak’at dan melimpahkan maqrifah.
  1. Tauhid zani, mengakui ke esaan zat allah (zatnya tidak terbagi dan tidak terbilang) al-ikhlas ayat 3.
  2. Tauhid sifat,mengakui bahwa allah lah yang memilki sifat yang sempurna.
  3. Tauhid af’al, mengakui bahwa allah yang memperbuat,baik dan buruk.
  4. Tauhid wujud, mengakui bahwa allah yang wajibal wujud,sedangkan makhluknya adalah mungkinul wujud.
  5. Tauhid bada’, mengakui bahwa allah hanya yang wajib disembah
  6. Tauhid tasrik, mengakui allah yang menetapkan hukum.
  7. Tauhid qosli (praktek ibadah), mengakui hanya allah yang dituju dalam memohon dan berdoa.




Hubungan antara iman dan ibadah
Ada 3 definisi tunduk dan fatuh :
  1. Ibadah adalah hudud dalam ucapan dan perbuatan, yang timbul dari sifat huduwiyah yang dimiliki siapa yang ditujukan huduk kepada dia assumar ayat 13, al-an’am 74. Jelasnya selama ucapan tidak timbul dari kepercayaan maka huduk dan takzim (pengagungan) tidak bisa disebut ibadah. Jelasnya ibadah harus ada unsur iman atau tauhid huduwiyah.
  2. Ibadah ialah huduk dan id’an, Sebagai dihadapan dipercaya, sebagai pemilik dari kemaujudan (keberadaan) hidup dan matinya si’at itu. Seorang hamba yang statusnya termiliki dan disisi lain ia merasakan adanya status  sesuatu atas dirinya sebagai pemilik. Pemilik hakiki adalah allah (al-baqarah 21). Pemilik berdasarkan pemberi rezeki (ar-rum 40) dan sebutan pemilik karna adanya safa’at dan marfiroh (az-zumar 44),(al-imron 135).
  3. Ibadah khudu’ dimana seorang melihat dirinya tidak bebas dan mandiri sepenuhnya dalam kehuzudan dan perbuatannya yang bebas mandiri sepenuhnya.(al-baqarah 255). Bahwa iman dasar utama bagi ketundukan dan ketaatan karna allah pencipta,pemilik,pemberi safa’at dan marpiroh dan ibadah dapat diterima kalau abid meyakini sifat ulukiyah dari allah.
Hubungan iman dengan akhlak
Akhlak islam bermula pada tujuan ilahi terhadap penciptaan manusia.supaya beribadah hanya kepadanya dalam pengertian filosofi (cinta kebijakan). Bahwa tujuan penciptaan manusia adalah realisasi dari perangkap nilai-nilai moral maka tujuan hidup manusia mempunyai makna atau kebaikan sebagai pemenuhan kehendak illahi.
Fungsi akhlak atau etika
Merealisasikan nilai-nilai moral dan nilai-nilai moral ini merupakan ketentuan yang lebih dari kehendak allah, kehendak allah meliputi ketentuan dari tatanan yang lebih rendah makan, perumahan,kenyamanan,seks dll sampai kepada tatanan tertinggi sebagai khalipatullah.
Misi iman bagi mukmin dibidang akhlak baru dapat terlaksana hanya dengan kemerdekaan, kemerdekaan mengantar manusia untuk melakukan yang seharusnya ia lakukan inilah yang dimaksud khalipatullah (wakil allah dibumi). Karna itulah manusia dapat melakukan nilai-nilai akhlak.(al-azhab 72, al-baqarah 30).
            Disinilah arti penting bahwa manusia diciptakan derajat yang luhur karne ilmu, manusia memang punya potensi jahat tetapi resiko ini tidak berapa besar dibandingkan dengan harapan besar yang bisa dipenuhi manusia jika dia diberikan kemerdekaan. Jelasnya manusia memiliki kemerdekaan dan nilai-nilai akhlak dan manusia memiliki pikiran dan wawasan.
           Sejarah munculnya mazhab teologi islam dilatar belakangi kematian usman bin afan oleh kaum pemberontak dipimpin oleh abdullah bin sabak dari mesir. Akibat kematian melahirkan teologi tentang pelaku besar permasalahan apakah  tetap mukmin/kafir orang yang membunuh adalah dosa besar. Konsep tentang kafir/mukmin terhadap pelaku dosa besar melahirkan berbagai pandangan,aliran,mazhab.
1. mazhab khawarij, aliran yang keluar dari barisan ali bin abi thalib setelah arbitrase atau majelis tahkim atau gencatan senjata pada perang sipin karena tidak  puas dengan hasil perundingan antara ali dan mua’wiyah. Dipimpin abdullah bin wahab ar-shidiq tentang pelaku dosas besar ‘menurut mereka’ orang yang dosa besar bearti kafir(murtad), maka dia wajib dibunuh. Ali dibunuh 17 R 40 H oleh ibnu murjam khawarij.
2. mazhab murjiah(menunda)menunda urusan diakherat tokoh pendirinya terdiri dari  muhatdisin, para sahabat pendirian demikian antara lain abdullah bin umar (10 SH-73 H) tentang pelaku dosa besar mereka berpendapat orang yang berbuat dosa besar masih mukmin dan bukan kafir. Soal dosa besar yang dilakukan terserah kepada allah untuk mengampuni.
3. muktazilah (wasil bin atho), pendapatmya tentang dosa besar orang yang berdosa besar bukan kafir  bukan juga orang mukmin, menurutnya mengambil posisi diantara 2 posisi.
4.  as’ahiah (abu hasan al-azhari 260-324 H), dia menentang mazhab mauktazilah, menurutnya tidak mungkin pelaku dosa besar tidak mukmin tidak kafir. Maka pada dirinya tidak ada kufur atau iman. Menurutnya mukmin yang melakukan dosa besar bila wafat tanpa bertobat mungkin orang itu diampuni oleh allah sehingga langsung masuk surga, dan mungkin pula tidak diampuni maka dia masuk neraka sebelum masuk surga.
Masalah af’allah
             Dalam pandangan mutakalimin permasalahan bagaimana hubungan af’allah dan af’annas terdapat 2 pandangan :
1. qodariyah, berpendapat manusia memilki kehendak dalam perbuatan bebas  bertindak ayat yang mereka gunakan ar-radu 13.
2. zabariyah, berpendapat manusia tidak mempunyai kebebasan atau kemerdekaan                   dalam perbuatannya. Manusi dalam tindakannya ditentukan oleh allah ayat al-an’am 112.



Masalah sifat tuhan, menurut mu’tazilah allah tidak mempunyai sifat jika bearti ada 2 kodim :

1.kodim zat, 2. kodim sifat, sesuai pendirinya abu albuzair, menurut ashari sifat itu eksistensinya dari zat berdiri pada zat sesuai dengan pernyataan ashari sesungguhnya sifat itu berdiri pada pertwujudan zat. Konsep ini diteruskan pengikutnya as-sanusi wafat 895 H dipormulasikannya sengan 20 sifat yang wajib bagi allah 20 mustahir.
Pendapat ulama salaf kholaf tentang teologis yang ada hubungan ilmu kalam salaf(dahulu) menurut istilah terminologi adalah generasi pertama yang terbaik dari umat islam mereka adalah para sahabat, tabi’in dan tabi’in-tabi’in dan para imam pada 3 kurun (generasi) memberi petunjuk. Sebagaimana sabda nabi bukhori jilid 3 hadits 1235. Dalam perkembangan simantiqnya kata holaq generasi islam setelah salaf dan mereka mencari pemahaman dengan hasil ijtihad individual sehingga terkesan adanya perselisihan pada ajaran islam kembali kepada makna.
           
Mantiq kepad slaf dalam persoalan teologis sebagai generasi awal, mengapa salaf oritas kewenangan dan sampai dimana kemenangan. Masa salaf disebut otoritas karna nabi tidak saja jadi sumber pemahaman islam tetapi sekaligus menjadi teladan realisasi ajaran itu dallam kehidupan nyata, yangh paling mengerti nyata ajaran islam adalah para sahabat mereka mendengar langsung dari nabi.
Otoritas  atau kewenangan dalam kemenangan teologi 4 pendapat :
1.kaum sunny, bahwa masa khalifah ke 4 yang benar-benar otoritatik dan benar-benar salaf, kaum sunny dikatakan yaitu dari masyarakat islam masa dinasti umayyah berbagai unsur akibat usaha rekonsiasi keseluruhan umat islam mengatasi sifat-sifat fitnah-fitnah sebelumnya sejak itu dikenal khulafa urasiddin.
2. bani umayyah, kaum romawi sunny pada awalnya mengaku hanya masa abu man tanpa ali.
3. kaum khawarij, kaum yang kecewa sama ali dan membunuh ali mengakui abu bakar dan umar saja yang otoriter.
4. kaum rafida, dari kalangan syi’a yang menolak keabsahan masa-masa khalifah     kecuali masa ali
            Ke 4 masa salaf yang bernuansa politik diatas yang berpihak pada sunny karna karna menggunakan dalil Q dan H, penyelesain problem diberikan antara lain dalam baitr kitab jaihal tauhit. “ dan lakukanlah intrespresi atas pertengkaran para sahabat yang telah terjadi, jika engkau harus mendengarkan penutup tentang hal itu dan jauhilah penyakit orang yang dengki”.

1 komentar:

  1. Slots Casino, Las Vegas - Mapyro
    Slots Casino, Las 안양 출장마사지 Vegas, Nevada. 89520. Map: 777. 3113 Las Vegas Boulevard South Las Vegas, 나주 출장샵 Nevada 89103. Map: 춘천 출장안마 777. 남양주 출장샵 49520. 아산 출장마사지

    BalasHapus